PEMANFATAN PEKARANGAN RUMAH (BUDIDAYA TANAMAN EMPON-EMPON) DAN PEMBUATAN JAHE INSTAN DIMASA PANDEMI COVID-19 SEBAGAI TANAMAN BERKHASIAT UNTUK IMUNITAS TUBUH
Pemberdayaan
masyarakat merupakan program yang bermanfaat bagi masyarakat, salah satu bentuk
pelaksanaan yaitu melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Interaksi antara mahasiswa dan dosen pada
saat KKN dengan masyarakat dan lingkungan sekitarnya dapat berjalan dengan
tujuan peningkatan kemampuan dan pengetahuan masyarakat. Konteks pemberdayaaan
masyarakat dapat diterapkan sesuai dengan situasi masyarakat itu sendiri yang
memerlukan pendampingan untuk memberdayakan dirinya sendiri. Kondisi ini
menjadi salah satu pertimbangan dilaksanakan KKN di RT 13, Kelurahan Kampung
Empat dimasa pandemi covid-19.
RT
13, Kelurahan Kampung Empat merupakan salah satu wilayah yang berada di
Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan. Masyarakat yang berada di RT 13,
Kelurahan Kampung Empat tercatat terdapat 161 Kepala Keluarga dengan jumlah
total masyarakat 500 jiwa lebih. Sementara untuk pekerjaan sebagian besar
masyarakat RT 13, Kelurahan Kampung Empat yaitu berprofesi sebagai buruh harian
lepas.
Dampak
yang ditimbulkan dari pandemi Covid-19 sangat berpengaruh besar terhadap
aktivitas masyarakat saat berada di luar. Masyarakat dituntut untuk senantiasa
menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar. Ditambah lagi pendapatan masyarakat yang
mengalami penurunan akibat aktivitas yang dibatasi terutama bagi para warga
yang bekerja sebagai buruh harian lepas.
Solusi dari permasalahan yang terjadi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan memenuhi gizi serta mengurangi pengeluaran rumah tangga, program KKN menawarkan pengolahan tanaman obat dari jenis rimpang-rimpangan (tanaman empon-empon) menjadi minuman berkhasiat melalui pemanfaatan pekarangan rumah.
Tanaman
empon-empon merupakan jenis tanaman umbi lapis yang memiliki besar sama seperti
jari. Contoh tanaman empon-empon misalnya lempuyang, kencur, jahe, kapulaga,
kunyit, laos, dan temu lawak. Tanaman empon-empon dapat digunakan sebagai
ramuan tradisional yang baik dikonsumsi selama pandemi Covid-19.
Masyarakat
dapat memanfaatkan barang bekas dan limbah rumah tangga untuk kegiatan pemafaatan
pekarangan rumah dengan biaya yang terjangkau. Sehingga sampah platik dan
limbah rumah tangga menjadi bermanfaat dan dapat mengurangi sampah di
lingkungan RT 13, Kelurahan Kampung Empat akibat pemakaian yang berlebihan. Plastik
yang tidak terpakai dapat digunakan sebagai wadah budidaya yaitu untuk media
penanaman tanaman empon-empon, sedangkan limbah rumah tangga seperti sisa
sayuran, air cucian ikan, air cucian beras dan lainnya dapat digunakan sebagai
pupuk yang ramah lingkungan.
Hasil dari budidaya tanaman empon-empon dengan memanfaatkan pekarangan rumah dapat diolah menjadi minuman sehat seperti beras kencur, wedang jahe, jahe instan, jamu dan lainnya. Pada program KKN tema “Tanggap Covid-19” ini salah satu olahan tanaman empon-empon yang dapat diedukasikan ke masyarakat yaitu jahe instan.
Jahe berkhasiat bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan, dimana jahe termasuk dalam pengobatan herbal yang aman dibandingkan dengan pengobatan secara kimia.
Alat :
Wajan Sutil
Pisau Baskom
Telenan Saringan
Blender
Bahan :
1.
Jahe 1 Kg
2.
Serai 5 batang
3.
Gula 1 atau 2 Kg
4. Air 1 atau 2 gelas
Cara membuat :
1. Rimpang jahe dikupas,
agar mempermudah pembersihan sebelum itu jahe dipotong dalam ukuran besar.
Kemudian dicuci hingga bersih.
2.
Potong kecil-kecil
rimpang jahe yang sudah dibersihkan.
3. Potongan Kecil jahe dimasukkan
ke dalam blender serta tambahkan air, kemudian diblender hingga halus.
4. Peras jahe yang telah
halus menggunakan saringan (air perasan jahe merupakan bahan pokok pembuatan
jahe instan).
5. Cuci bersih serai,
kemudian digeprek dan diikat (serai digunakan sebagai bahan tambahan dalam
pembuatan jahe instan).
6.
Masukkan air perasan
jahe, serai dan gula ke dalam wajan, kemudian aduk hingga rata.
7. Rebus semua bahan
dengan api sedang, sambil diaduk terus menerus agar tidak lengket dan gosong.
8.
Apabila bahan telah
masak ditandai dengan mengkristalnya bahan dengan warna putih agak kecoklatan
maka jahe instan dapat diangkat. Biarkan jahe instan mendingin.
9.
Ayak jahe instan yang
telah dingin menggunakan saringan hingga benar-benar halus dan rata.
10.
Jahe instan siap
disajikan atau dikemas.
Referensi :
Diwanti DP. 2018. Pemanfaatan Pertanian Rumah Tangga
(Pekaranan Rumah) dengan Teknik Budidaya Tanaman secara Vertikultur. Jurnal
Pengabdian Masyarakat. Vol 1 (3).
Hastutik S. 2019. Pembuatan Jahe
Instan. Cybext. http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/73719/Pembuatan-Jahe-Instan/
Sugono B. 2020. Data Kepala Keluarga RT 13, Kelurahan
Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan. Tarakan.
Wah sangat bermanfaat 👍
BalasHapusTerima kasih banyak🙏🙏
Hapus